Sambut Milad Hidayatullah

Posted on: 5 August 2021

Sekilas hidup di bawah naungan Al Quran dan As Sunnah seolah terbelenggu dalam aturan yang mengekang kebebasan, namun, sejatinya adalah jalan lempang menuju ruang kebebasan yang sangat luas yang menyediakan kenikmatan duniawi (yang dihalalkan) sekaligus kenikmatan dan kelezatan ukhrawi.



Setengah abad perjalanan Hidayatullah, berawal dari sebuah lokasi kecil di samping pembakaran batu bata, kehangatan nilai-nilai Islam mulai dirasakan para pendiri dan kader awal.


Ruang kecil untuk mengelaborasi ayat-ayat al-Quran menjadi sebuah konsepsi yang melandasi pergerakan, kehangatan yang awalnya hanya menyentuh aspek batiniah, hari-hari para perintis dilalui dengan kondisi sulit, menu makan diolah dari tumbuhan di hutan, tidur beralaskan tanah, atapnya pelepah daun yang disusun seadanya.


Kini, ruang-ruang kenikmatan dan kehangatan itu tidak lagi sebatas lingkaran kecil di atas gunung tetapi telah melingkupi nusantara. Gelombang dakwah dan tarbiyah berayun dari kota metropolitan hingga ke pulau-pulau terpencil dan pedalaman, tak sebatas kenikmatan batiniah tetapi juga lahiriah.


Namun, segala fasilitas dan kemudahan tidak membuat kader terlena, semangat itu masih terjaga, dipicu percikan sejarah jejak perjuangan orang-orang tua terdahulu dalam mengarungi samudra dakwah dan tarbiyah, yang sudah merasakan nikmatnya beribadah dan berjuang.


Baca juga: Cara Dakwah Ibrahim AS


Juga, percikan semangat asatidzah di tingkat pusat yang tak lelah turun ke daerah, melakukan konsolidasi organisasi dan tranformasi manhaj nabawi. Kader tak hanya merawat tradisi tetapi juga melakukan perenungan dan elaborasi sehingga setiap langkah digerakkan oleh kesadaran historis dan ideologis.


Sebagaimana spirit para pendiri dan perintis serta kader awal, perjalanan mengemban amanah dakwah dan tarbiyah bukanlah rangkaian menyusun lembaran epik atau kisah kepahlawanan, namun untuk sebuah tupoksi kehambaan dan kekhalifahan.


Merajut amanah juga sebuah perjalanan spiritual untuk menemukan hakikat diri, yang bisa saja ditemukan pada jabat tangan hangat sesama muslim atau di bibir muallaf yang tersenyum bahagia usai berwudhu, dalam lipatan ombak, di keyboard komputer saat merancang program kerja atau di jalan sunyi yang menjelma ekstase panjang.


Baca juga: Doa Gapai Makrifatullah


Ekstase membesarkan Allah Ta’ala (wa Rabbaka fa kabbir-Al Mudatstsir ayat 3) dan mengecilkan diri sebagai hamba yang lemah. Setiap kader dituntut untuk berpikir, bekerja dan beribadah keras. Sebab Hidayatullah hadir memadukan revolusi konsepsional dan revolusi operasional ditopang kekuatan spiritual. Karena, operasional tanpa konsepsi hanya mengulangi kesalahan yang lalu.


Ketika ada kader yang lalai tidak bangun malam untuk Tahajud, maka esoknya ia seperti tak berdaya, karena tidak siap menghadapi fakta-fakta di medan dakwah dan tarbiyah. Sebab Tahajud adalah upaya meraih energi dari langit. Proses menempuh “jalan lurus” itulah yang kemudian melahirkan kehangatan dan kenikmatan.


Dan, jika Allah Ta’ala berkenan menganugerahkan nikmat maka itu bukan hanya untuk diri dan keluarga, bukan hanya untuk muallaf dan kaum muslimin di pulau-pulau, bukan hanya untuk mad’u tetapi juga nikmat untuk generasi berikut. Sebab, setiap derap langkah hari ini akan terekam dalam memori generasi muda pewaris perjuangan.


Fitrah atau sifat asal akan menuntun pikiran mereka untuk juga mengikuti jejak kebaikan yang hadir dalam kolase uswatun hasanah setengah abad perjalanan Hidayatullah.


Oleh: Mujahid M. Salbu - Sekretaris DPW Hidayatullah Kepulauan Riau

Versi cetak


Berita Terkait


Visitors :5171344 Visitor
Hits :6599986 hits
Month :2656 Users
Today : 157 Users
Online : 8 Users






Sekolah Tahfidz


Sekolah Para Juara






Hubungi Kami

Jl.Kejawan Putih Tambak VI/1 Surabaya, Telp. 031-5928587

Testimonials

  • Soraya Pambudi

    anggada121212@gmail.com

    Surabaya Timur Pakuwon

    Pada 23-Aug-2019


    Assalamualaikum warahamatullahi wabarakatuh. Mohon informasi pendaftaran sekolah untuk tahun ajaran 2020/2021. Mohon maaf apakah sekolah ini mempunyai program kelas internasional? Maksudnya apakah menerima siswa berwarganegaraan Asing?

  • Noer amelia

    Noeramelia@yahoo.com

    Surabaya

    Pada 14-Sep-2018


    Assalamualaikum...untuk biaya pendaftaran th 2019 belum ada y?apakah untuk masud sdit al hakim harus sudah lancar membaca???mohon infonya dan terima kasih

  • Aisya Adhila Hania Haq

    alhaq165@gmail.com

    Surabaya

    Pada 11-Feb-2017


    Sekolah di SD Integral Luqman Al-Hakim Memberikan saya kesan yang mendalam dalam menimba ilmu, ketulusan para ustadz dan ustadzah dalam mendampingi kami dalam interaksi dengan ilmu dan budaya ilmu sungguh membuat kami percaya bahwa SD Luqman Al-Hakim memang rujukan pendidikan dasar untuk generasi islam yang lebih berakhlaq dan berprestasi